Tampilkan postingan dengan label Surat Sahabat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Surat Sahabat. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Februari 2012

Saat Kenyataan Tak Sesuai Impian

Ditulis oleh: Anne Ahira

Sahabatku Mukhlis ,

Banyak orang yang merasa frustasi karena kenyataan mereka tidak sesuai
dengan impian. Sebagai contoh, ada seorang anak yang ingin kuliah di Universitas A, tetapi nyatanya biaya tidak mencukupi. Atau, mereka yg merantau ke kota besar, bermimpi ingin mendapatkan pekerjaan berkelas nasional bahkan internasional, tapi nyatanya yang didapatkan hanyalah
pekerjaan biasa-biasa saja & apa adanya. Ada juga seorang pengusaha, yg mungkin mengharapkan kenaikan profit 10 kali, malah mengalami kebang-krutan.

Apa yang kita harapkan, kadang memang tidak sesuai dengan kenyataan. Lalu apa yang harus kita lakukan?

Berikut adalah 3 langkah atau tips yang bisa Mukhlis lakukan saat mimpi tidak sesuai dengan kenyataan:

1. Bertindaklah selalu secara fleksibel dan dinamis

Jika Mukhlis betul-betul ingin menggapai kesuksesan, maka diperlukan "kesiapan" untuk bisa bertindak secara fleksible dan dinamis terhadap setiap perubahan yang terjadi. Sekarang, saya akan buat sebuah analogi sederhana...

Saat ada badai atau angin topan yang besar, tidak jarang kita melihat pohon yang memiliki batang yang sangat besar tumbang! Apa sebab?

Sebab mereka tidak kuat menahan beban yang diterima.

Namun coba tengoklah bambu! Karena batangnya yang lentur, maka bambu bisa fleksibel bergerak ke segala arah, dan jarang tumbang!

Nah, begitu pun dengan kita! Jika kita bertindak dan berpikir dinamis dan juga fleksibel, maka kita akan lebih tahan dalam menghadapi tantangan dan perubahan serta masalah yang datang kepada kita.

2. Berpikirlah bahwa INILAH yang terbaik untuk kita!

Saat kenyataan tidak sesuai dengan impian, percayalah bahwa inilah yang terbaik untuk kita. Kita tidak pernah tahu skenario yang telah ditetapkan-Nya. Karena, segala sesuatu yang menurut logika kita baik, bisa jadi justru sebaliknya di mata Tuhan! Berpikirlah selalu positif atas apapun yang terjadi pada diri Mukhlis . Jangan biarkan satu kegagalan membuat Mukhlis kecewa, apalagi sampai frustasi dan berlarut-larut.

Mukhlis tahu apa yang saya lakukan jika ada satu mimpi atau keinginan saya tidak kesampaian? Saya biasa mengatakan:
"Sudahlah Ahira, kamu tdk perlu kecewa,
don't ask me why, it is GOOD for you!
Sekarang kamu dengarkan baik-baik, Tuhan
akan menggantinya dengan YANG LEBIH BAIK!
Tuhan tau kamu orang yg baik & bijaksana.
Hidupmu penuh dengan kelimpahan, dan kamu
memang dilahirkan utk slalu jadi pemenang!"

Saya biasa mengatakannya di depan cermin dengan penuh keyakinan, tentunya saatsaya sendirian! hehe... It works for me! :-)
Mukhlis juga boleh coba nanti ;-)

Apa yang saya lakukan di atas itu adalah 'afirmasi'. Afirmasi adalah kata-kata positif yang diucapkan berulang-ulang & diyakini untuk membentuk citra postif untuk mengurangi sikap-sikap negatif dalam diri kita.

Kata-kata afirmasi ini bisa kita buat/ rancang sendiri, dan lalu bisa diucapkan secara verbal atau dalam hati. Menurut ahli Hynotherapy, afirmasi itu akan 'terekam' oleh alam bawah sadar kita. Dan jika terus-menerus diucapkan & dengan penuh keyakinan, maka kita SEDANG atauAKAN menjadi seperti itu adanya, yang
kita ucapkan! Dengan kata lain, afirmasi itu sama seperti DO'A.

Okay, sekarang selanjutnya! :-)

Meski saat ini apa yang kita harapkan belum sesuai dengan impian, namun kita harus....

3. Tetap Siapkan MENTAL PEMENANG!

Saat kita mengalami kegagalan, lebih baik instropeksi diri daripada menyalahkan takdir. Siapa tahu, kita
memang belum siap jadi pemenang! 
Bisa jadi kesuksesan hanya akan membuat kita menjadi sombong, dan karena saking sayangnya Tuhan kepada kita, Ia tidak mau hamba-Nya berbuat dosa. 
Mukhlis , setiap kemenangan itu lebih baik dirintis dari setiap peluh kita! Akan lebih baik jika kemenangan itu kita dapatkan setahap demi setahap. Banyak orang sukses, tapi kemudian mereka terjatuh. Ada yang bangkit lagi, ada yang tidak. Liku hidup setiap manusia memang tidak sama. Tapi ingat, kesempatan untuk menang
itu selalu terbuka bagi siapa saja,tanpa terkecuali!

Rejeki dan kemenangan itu sungguh tidak terkira banyaknya dari Tuhan, masih banyak yang menggantung di langit! Sekarang tinggal bagaimana cara Mukhlis !Apakah mau meraihnya? atau mengharapkan turun dengan sendirinya?

Saya sarankan, jangan pernah memilih yang kedua.
Kita semua tahu bahwa yang namanya kemenangan itu seringkali dimiliki oleh mereka yang... tdk pernah berhenti berusaha!

Minggu, 22 Januari 2012

Seperti Apa Anda Mengukir Sejarah?

Ditulis oleh: Anne Ahira


"The difference between a successful person and others is in a lack of will"
     ~ Vince Lombardi, Football Coach

Mukhlis , kebanyakan manusia cukup puas
hanya dengan...Lahir - Hidup - dan lalu meninggal.

Hingga akhirnya yang tertinggal hanya tiga baris di batu nisannya :

Si X, lahir tanggal sekian, dan meninggal tanggal sekian!

Inginkah Mukhlis menjalani hidup apa adanya seperti itu?

Seperti apa Mukhlis mengukir sejarah?

Ada 3 hal yang bisa membedakan Mukhlis dengan kebanyakan orang dalam mengukir sejarah, yaitu:

Kemauan, Keilmuan dan Kesempatan.

1. Kemauan

Kemauan menjadi kata kunci yang paling penting dalam menentukan sejarah hidup Mukhlis .

Mukhlis mau menjadi apa? Seperti apa? dan di mana? Tentunya hanya Mukhlis yang paling mengetahuinya!

Cobalah catat semuanya. Baik itu melalui memori, diary, atau melalui selembar kertas sekali pun! Mukhlis pasti punya kemauan!

Jangan pernah katakan Mukhlis tidak punya kemauan. Hidup itu terlalu pendek untuk disia-siakan.

2. Keilmuan

Percaya, segala sesuatu itu pasti ada ilmunya! Jika Mukhlis punya kemauan dan memiliki ilmunya, maka segala usaha akan tercapai dengan lebih baik.

Itu sebabnya Mukhlis harus mau belajar dan belajar. Mukhlis bisa belajar dimana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja.

Ingat, tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar, mengenal, memahami, dan mengamalkan sesuatu hal yang bermanfaat bagi kehidupan Mukhlis , begitu juga bagi orang lain.

Dan satu lagi....

3. Kesempatan

Jika kemauan ada, keilmuan ada, maka tinggal kesempatanlah yang memutuskan apakah Mukhlis bisa mengukir sejarah dengan baik atau tidak.

Kesempatan ini bisa datang dari mana saja, tergantung kecekatan Mukhlis dalam memanfaatkan setiap peluang yang ada.

Kita tahu, seringkali kesempatan itu hadir, tapi kita tidak mampu memanfaatkannya dengan benar, karena
keilmuannya kurang, meski keinginan kita itu sebenarnya sudah besar.

Jika ini terjadi, tidak jarang orang menyesal dan kadang menjadi berfikir bahwa nasib selalu tidak berpihak
padanya.

Sebenarnya tidak demikian Mukhlis ! Dia hanya tidak tahu bagaimana cara menyatukan 3K! Yaitu...

Kemauan, Keilmuan dan Kesempatan!

Nah, sekarang Mukhlis tahu, apa yang harus dilakukan untuk bisa mengukir sejarah dengan baik dalam hidup Mukhlis !

Padukan antara kemauan, keilmuan dan kesempatan. Jika kemauan sudah ada, keilmuan sudah ada, maka kesempatan itusebenarnya bisa dicari dan diupayakan!

Dan percaya... ketika ketiga unsur ini berpadu dalam hidup Mukhlis , maka sejarah kebesaran tentang Mukhlis telah dimulai. :-)